DJADIN MEDIA— Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ganja seberat tiga kilogram yang disamarkan dalam kiriman kerupuk, Kamis (11/12/2025). Penindakan ini dilakukan saat petugas memantau kendaraan ekspedisi yang masuk ke Pelabuhan Bakauheni menuju Pulau Jawa.
Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari kecurigaan terhadap sebuah truk boks ekspedisi yang datang dari Bengkulu dengan tujuan Mojokerto, Jawa Timur. Secara kasat mata, paket terlihat seperti berisi kerupuk kering merah. Namun, hasil pemeriksaan lebih mendalam menunjukkan paket tersebut berisi narkotika jenis ganja. “Tim kami menemukan tiga paket besar ganja yang disamarkan dalam kiriman kerupuk kering merah. Masing-masing paket diperkirakan memiliki berat sekitar satu kilogram,” ujar Ferdo saat ditemui di Mapolsek Bakauheni, Sabtu (13/12/2025).
Petugas KSKP melakukan pemeriksaan rutin di pintu masuk Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, sebagai bagian dari strategi pencegahan dan pengawasan terhadap peredaran narkoba lintas pulau. Kapolsek menegaskan, pengungkapan ini menunjukkan efektivitas patroli dan pemeriksaan kendaraan ekspedisi yang ketat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus baru penyelundupan narkoba.
Seluruh barang bukti ganja telah diamankan di Mapolsek KSKP Bakauheni dan akan segera diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan. Polisi juga tengah mendalami jaringan pengiriman narkoba tersebut untuk menangkap pelaku utama dan menelusuri jalur distribusinya. Ferdo menegaskan, “Barang bukti akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan bersama Satresnarkoba Polres Lampung Selatan.”
Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen aparat keamanan dalam menutup jalur peredaran narkoba melalui pelabuhan, sekaligus memperkuat pengawasan di pintu penyeberangan utama antara Sumatera dan Jawa. Kejadian ini juga diharapkan menjadi peringatan bagi pihak yang mencoba menyelundupkan narkotika dengan menyamarkan barang kiriman logistik.
Kepala KSKP Bakauheni menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak ekspedisi dan pemantauan kendaraan secara selektif akan terus dilakukan, terutama menjelang libur panjang dan puncak arus mudik, agar potensi penyelundupan dapat diminimalisir. Langkah-langkah ini dinilai penting untuk menjaga keamanan masyarakat dan mencegah masuknya narkotika ke wilayah Jawa dan sekitarnya.***

