DJADIN MEDIA— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar untuk komunitas Pedagang Besar Farmasi (PBF) di PT Enseval Putera Megatrading, Bandar Lampung, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan sesi dialog interaktif antara Wagub dan para pelaku usaha farmasi, menekankan pentingnya kesehatan pekerja sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan industri kesehatan.
Cek Kesehatan Gratis yang digelar meliputi pemeriksaan darah, kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan mata, serta skrining kesehatan jiwa. Peserta berasal dari 13 perusahaan pedagang besar farmasi di wilayah Tembesu dan Campang Raya, dengan total peserta sebanyak 366 orang. Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), inisiatif nasional yang juga fokus pada pemeriksaan kesehatan anak sekolah dan masyarakat umum. Hingga akhir Desember 2025, tercatat sekitar 1,1 juta masyarakat Lampung telah memperoleh layanan CKG.
Usai meninjau proses pemeriksaan, Wagub Jihan Nurlela berdialog langsung dengan komunitas PBF, menampung pertanyaan, keluhan, serta saran terkait industri farmasi dan pelayanan kesehatan. Dialog ini menjadi momen penting untuk memastikan pekerja tetap sehat sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah dan sektor swasta. “Terima kasih kepada seluruh mitra PBF yang telah berpartisipasi. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat memastikan para pekerja di sektor farmasi tetap sehat,” ujar Wagub.
Wagub menekankan bahwa program CKG bukan hanya soal kesehatan masyarakat, tetapi juga menjaga produktivitas tenaga kerja di industri kesehatan. “Jika ibu-ibu, anak-anak sekolah kita jaga kesehatannya, maka para pekerja di industri kesehatan juga harus sehat. Kesehatan ini fondasi bagi keberlanjutan industri dan pelayanan kesehatan di Lampung,” tambahnya.
Lebih jauh, Wagub Jihan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memandang sektor industri kesehatan sebagai mitra strategis, bukan sekadar objek pengawasan. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta ekosistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Aspirasi dan masukan dari para pelaku usaha farmasi akan dicatat dan ditindaklanjuti melalui perangkat daerah terkait, untuk memastikan kebijakan dan program kesehatan lebih tepat sasaran.
Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan dialog interaktif ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan, memperkuat kemitraan strategis dengan dunia usaha, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor kesehatan. Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam membangun ekosistem kesehatan yang sehat, produktif, dan berdaya saing di Provinsi Lampung.***

