DJADIN MEDIA- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Satu Abad Dusun Podorejo yang digelar di Lapangan Sumber Waras, Dusun Podorejo, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Kamis (2/7/2026) malam.
Pagelaran wayang kulit tersebut menampilkan Ki Dalang Arif Hadi Nugroho dengan lakon “Pandowo Syukur”, yang mengangkat pesan tentang perjuangan, kejujuran, rasa syukur, serta pentingnya semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Podorejo yang terus menjaga tradisi, budaya, persaudaraan, dan kerukunan hingga mampu mempertahankan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Menurutnya, lakon “Pandowo Syukur” memberikan pelajaran bahwa orang yang berbuat baik tidak selalu menjalani kehidupan yang mudah. Mereka juga dapat mengalami kegagalan, penderitaan, bahkan fitnah, namun tetap mempertahankan kejujuran dan tidak berhenti berbuat kebaikan.
“Pelajaran ini tentu menjadi penting, karena hidup ini bukan tentang siapa yang paling kaya atau paling hebat, tetapi siapa yang paling bermanfaat bagi sesamanya, sebagaimana ajaran Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Kalau tetangga kesusahan kita bantu, ada kerja bakti kita ikut, dan jika ada masalah diselesaikan dengan musyawarah. Apabila nilai-nilai ini terus dijaga, tentu Podorejo akan dikenal bukan hanya karena telah berusia 100 tahun, tetapi juga karena masyarakatnya yang rukun dan guyub,” ujar Riyanto.
Bupati juga mengatakan bahwa peringatan satu abad Dusun Podorejo merupakan momentum untuk mengenang sekaligus menghormati perjuangan para pendahulu yang telah membuka dan membangun wilayah tersebut.
Ia menegaskan, penghormatan terbaik kepada para leluhur bukan hanya melalui seremoni, tetapi dengan melanjutkan semangat gotong royong, saling membantu, serta membangun kampung secara bersama-sama demi kemajuan generasi mendatang.
Sementara itu, Kepala Pekon Rejosari, Khotmanudin, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pringsewu beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Camat dan unsur Forkopimcam, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan peringatan Satu Abad Dusun Podorejo.
“Melalui peringatan Satu Abad Dusun Podorejo ini, semoga semangat kebersamaan semakin kuat sehingga mampu mendorong kemajuan Pekon Rejosari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana tagline Pekon Rejosari, yaitu Melesat Untuk Makmur Bersama,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Perencana Ahli Muda Kementerian Dalam Negeri Nasirin Aziz, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Judi Muljana, Kepala Bakesbangpol Catur Agus Dewanto, Wakil Ketua BAZNAS Pringsewu Sutikno, Camat Pringsewu Christianto, Kapolsek Pringsewu AKP Ramon Zamora, Danramil Pringsewu Mayor Inf. Agus Supriyadi, para kepala pekon dan lurah se-Kecamatan Pringsewu, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu turut diserahkan bantuan tali asih dari BAZNAS Kabupaten Pringsewu kepada para mantan kepala pekon, sesepuh pekon, dan warga lanjut usia. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian tradisional gojegan lesung yang dibawakan para perempuan sepuh serta pertunjukan tari kreasi baru sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah.***
