• Biolink
  • Djadin Media
  • Network
  • Sample Page
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Djadin Media
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
Djadin Media
No Result
View All Result
Home Daerah

Dari Kemah hingga Bengkel Sastra, Dua Peserta Muda Ini Buktikan Talenta Mereka

MeldabyMelda
September 29, 2026
in Daerah
0
Dari Kemah hingga Bengkel Sastra, Dua Peserta Muda Ini Buktikan Talenta Mereka

DJADIN MEDIA- Kemah Sastra yang digelar 6–9 April 2026 dan Bengkel Sastra yang ditaja 25–28 Agustus 2026 bertemu dalam satu peluncuran buku dan baca karya para peserta pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan dimulai pukul 08.30 hingga selesai dan dilanjutkan pukul 13.00 hingga selesai.

Menurut Fitri Angraini, ketua pelaksana Kemah Sastra dan Bengkel Sastra, peluncuran dua buku sastra ini akan menampilkan para peserta yang telah mengikuti pelatihan karya sastra di Villa Dangau Kedaung.

Pertama adalah Kemah Sastra pada 6–9 April 2026. Kegiatan ini mendapat dukungan Dana Indonesiana (kini Indonesia Raya) untuk perorangan atas nama Fitri Angraini. Sedangkan Bengkel Sastra dilaksanakan oleh Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS atas dukungan bantuan Badan Bahasa untuk komunitas sastra, berlangsung 26–28 Agustus 2026 di Villa Dangau Kedaung, Kemiling, Bandar Lampung.

“Puncak dari pelatihan karya sastra itu adalah menerbitkan dua judul buku, dan diluncurkan Selasa (29/09),” jelas Fitri Angraini yang juga Direktur Lamban Sastra, ditemui di sela geladi di Taman Budaya Lampung, Senin, 28 September 2026 petang.

Kata Fitri lagi, yang menarik dari peluncuran kedua buku sastra dwibahasa Indonesia-Lampung, “Seaninongan – Batas Atas yang Dijaga Angin” dan “Yang Belum Selesai Menjadi Nama” ini adalah hadirnya peserta termuda dari dua perhelatan sastra tersebut.

“Yuvanka Prasista dari Kemah Sastra dan Dzafirah Adeliaputri dari Bengkel Sastra,” ujar dia.

Yuvanka memilih mengekspresikan dirinya dengan menulis cerita pendek, sementara Dzafirah pada penulisan puisi, baca puisi, dan sesekali menulis prosa (cerpen).

Yuvanka Prasista, lahir di Bandar Lampung, 27 Februari 2012. Tinggal di Jl. Aziz Cindarbumi No. 12.A Pelita Enggal.

Vanka, biasa disapa, adalah pelajar SMP Xaverius 2 Bandar Lampung kelas 9. Dia mengeksplorasi dunia dengan berbagai hobi untuk mengembangkan potensinya. Ia aktif mengoleksi berbagai buku sebagai referensi, lalu menuangkannya menjadi ide sebagai bentuk teks, yaitu cerita (prosa).

Potensi dan hobinya menjadi jembatan bagi prestasi di masa mudanya, dimulai dari prestasi pertamanya di dunia kesusastraan, yaitu juara satu Lomba Resensi Buku Se-Provinsi Lampung, yang menjadi awal prestasinya di dunia sastra. Lalu ia membubuhi prestasi sebagai juara pertama Lomba Cipta Cerpen Tingkat SMP di Kemah Sastra 2026.

Dzafirah Adeliaputri Isbedy, lahir di Bandar Lampung, 1 Juli 2011. Siswa kelas X SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MuAD) Metro ini menyukai sastra—menulis dan baca puisi sejak SD, lalu dimatangkan saat SMP MuAD Metro.

Di SMP MuAD Metro ini, ia digembleng untuk memiliki talenta seni, khususnya sastra. Putri dari pasangan Isbedy Stiawan ZS dan Fitri Angraini ini pernah tampil baca puisi pada Festival Puisi Esai Jakarta di PDS HB Jassin. Kemudian pada peluncuran buku “Puisi 68” karya Isbedy Stiawan ZS di PDS HB Jassin, 15 Juli 2028 lalu.

Fira, akrab disapa, kerap menjuarai lomba baca puisi tingkat provinsi, juara harapan cipta puisi tingkat nasional dalam rangka Hari Kartini, dan lain-lain.

Puisinya juga masuk antologi puisi terbitan SMP MuAD Metro, Segitiga Kota, Pantai, Kenangan dan antologi puisi nasional, Kembara, terbitan TBM Kembara di Sumatera Barat.

Siswa berprestasi nonakademik di SMP MuAD Metro ini kini adalah siswa unggulan (internasional) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro.

Kepala BPK Siap Baca Puisi

Fitri Angraini menjelaskan bahwa Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Lampung, Kuswanto, S.S., M.Hum., selain akan memberikan sambutan pada peluncuran juga akan membaca satu puisi karya peserta Kemah Sastra.

“Ya, sudah diinformasikan kepala BPK bakal baca puisi. Boleh jadi ini debut pertama bapak Kuswanto membaca puisi,” jelas Fitri.

Untuk diketahui, Kemah Sastra adalah program penerima manfaat dari Dana Indonesiana 2026, yang tahun ini berganti nama menjadi Indonesia Raya, di mana BPK menjadi mitra pendampingan penerima manfaat.***

Source: ISBEDY
Tags: BengkelSastra2026DzafirahAdeliaputriFitriAngrainiIsbedyStiawanZSKemahSastra2026LambanSastraSastraIndonesiaSastraLampungTamanBudayaLampungYuvankaPrasista
Previous Post

LADAM Soroti Pembatasan Dokumentasi Proyek SMK 2 Muhammadiyah Kalirejo, Ada Apa dengan Transparansi?

Next Post

Bupati Egi Tekankan Pentingnya Daya Ungkit Pemuda Hadapi Tantangan Menuju 2030

Next Post
Bupati Egi Tekankan Pentingnya Daya Ungkit Pemuda Hadapi Tantangan Menuju 2030

Bupati Egi Tekankan Pentingnya Daya Ungkit Pemuda Hadapi Tantangan Menuju 2030

Facebook Twitter

Alamat Kantor

Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok C6 No. 8,
Langkapura, Bandar Lampung
Email Redaksi : lampunginsider@gmail.com
Nomor WA/HP : 081379896119

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In