• Biolink
  • Djadin Media
  • Network
  • Sample Page
Thursday, October 22, 2026
  • Login
Djadin Media
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
Djadin Media
No Result
View All Result
Home Daerah

11 Guru SDN 2 Talang Ajukan Mosi Tidak Percaya, DPRD Bandar Lampung Belum Merespons

MeldabyMelda
October 22, 2026
in Daerah
0
11 Guru SDN 2 Talang Ajukan Mosi Tidak Percaya, DPRD Bandar Lampung Belum Merespons

DJADIN MEDIA- Polemik kepemimpinan di SD Negeri 2 Talang, Bandar Lampung, belum menemukan titik terang. Aspirasi yang disampaikan para guru terkait mosi tidak percaya terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Hesty disebut belum ditindaklanjuti melalui rapat dengar pendapat atau hearing di DPRD Bandar Lampung.

Berdasarkan keterangan seorang guru yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebanyak 11 dari total 18 guru menyatakan tidak percaya terhadap kepemimpinan Hesty. Mereka mengaku telah menyampaikan surat aspirasi kepada DPRD Bandar Lampung, tetapi hingga Selasa (20/10/2026), hearing yang diharapkan belum terlaksana.

Guru tersebut menduga terdapat pihak-pihak yang berupaya mempertahankan Hesty sebagai Plt kepala sekolah. Namun, dugaan mengenai adanya intervensi maupun upaya melindungi yang bersangkutan itu belum terverifikasi secara independen.

“Sudah jelas aspirasi guru dari 18 guru, 11 guru menyatakan ketidakpercayaan terhadap kepala SD Negeri 2 Talang. Kami mempertanyakan mengapa persoalan ini belum juga diselesaikan,” ujar guru tersebut.

Dua Kali Mediasi Disebut Berujung Buntu

Menurut keterangan guru, para tenaga pendidik telah dua kali mengikuti mediasi. Namun, upaya tersebut disebut belum menghasilkan penyelesaian yang dapat diterima para pihak.

Sejumlah guru juga menyoroti pernyataan Hesty yang menurut mereka disampaikan saat terjadi ketegangan dalam rapat internal sekolah.

“Dia pernah bilang, ‘enggak ada yang bisa nurunin saya, karena saya ditunjuk langsung Bunda Eka’. Pantas tidak seorang pemimpin berbicara seperti itu kepada kami selaku guru?” ungkapnya.

Guru tersebut juga mengaku Hesty pernah meminta para guru yang tidak menyukai kepemimpinannya untuk mengumpulkan tanda tangan.

“Pernah di rapat, Plt ini menantang kami. ‘Kalian semua kalau enggak suka silakan kumpulkan tanda tangan. Saya ini dipilih Kadis.’ Bahkan bicaranya dengan nada tinggi,” tuturnya.

Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari pihak guru yang belum mendapat konfirmasi langsung dari Hesty. Karena itu, konteks dan kebenaran ucapan yang dipersoalkan masih perlu diklarifikasi kepada pihak terkait.

Guru Pertanyakan Kepastian Pergantian Plt

Persoalan semakin menjadi perhatian setelah Priyo disebut ditunjuk sebagai Plt Kepala SD Negeri 2 Talang untuk menggantikan Hesty.

Menurut informasi yang disampaikan guru, pada Rabu (14/10/2026), Priyo sempat mengikuti proses serah terima dengan didampingi Kusrina, Pengawas Lusia, serta Ketua K3S Talang, Rohelyati. Namun, guru mempertanyakan kepastian pergantian tersebut karena Hesty disebut masih kembali hadir di sekolah, sedangkan Priyo belum menjalankan tugasnya.

Seorang guru mengatakan pihaknya telah menghubungi Priyo untuk menanyakan kepastian penugasan. Priyo disebut menjawab bahwa surat perintah tugas (SPT) belum diterbitkan sehingga dirinya belum berani mulai bertugas.

“Kami sudah ada yang baru, Pak Priyo, sebagai Plt Kepala SD Negeri 2 Talang, tetapi Hesty kembali datang. Pak Priyo mengatakan belum ada SPT sehingga belum berani merapat, padahal kemarin sudah sempat serah terima,” ungkap guru tersebut.

Informasi mengenai serah terima dan status SPT tersebut masih memerlukan konfirmasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan status penugasan masing-masing pihak maupun alasan Priyo belum mulai bertugas.

DPRD dan Dinas Pendidikan Belum Memberikan Penjelasan

Persoalan ini turut menjadi sorotan karena surat aspirasi guru disebut telah disampaikan kepada DPRD Bandar Lampung. Namun, menurut pihak guru, belum ada hearing di Komisi IV untuk mempertemukan para pihak dan membahas keluhan tersebut.

Awak media telah berupaya meminta tanggapan Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, serta unsur pimpinan DPRD, termasuk Sidik Efendi dan Wiyadi. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan mengenai tindak lanjut surat aspirasi tersebut.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Ramdan. Namun, belum ada jawaban yang diterima terkait polemik kepemimpinan SDN 2 Talang maupun kepastian penugasan Priyo.

Awak media juga berupaya menemui Kabid Kusrina di kantor, tetapi belum berhasil mendapatkan keterangan. Permintaan konfirmasi melalui pesan WhatsApp pun belum mendapat tanggapan.

Belum adanya jawaban tersebut tidak dapat dimaknai sebagai pembenaran atas tudingan yang disampaikan para guru. Penjelasan dari DPRD dan Dinas Pendidikan tetap diperlukan untuk memastikan status penugasan serta langkah penyelesaian yang akan ditempuh.

Menunggu Penyelesaian dan Hak Jawab

Para guru berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti secara terbuka dan objektif. Mereka juga menginginkan kepastian kepemimpinan agar kegiatan belajar mengajar dan suasana kerja di sekolah dapat berjalan kondusif.

Sejumlah tudingan yang muncul, termasuk dugaan adanya intervensi pihak tertentu dan dugaan pemberian uang untuk mempertahankan jabatan, belum didukung bukti yang dapat diverifikasi. Tuduhan tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai fakta tanpa pemeriksaan dan konfirmasi lebih lanjut.

DPRD Bandar Lampung dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan memberikan penjelasan mengenai tindak lanjut aspirasi guru, status penugasan Plt kepala sekolah, serta mekanisme penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Hesty, Priyo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, DPRD Bandar Lampung, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: aspirasi guruDinas Pendidikan Bandar LampungDPRD Bandar LampungHestymosi tidak percaya gurupolemik kepala sekolahPriyoSDN 2 Talang
Previous Post

Bapas Kotabumi Ajarkan Budidaya Hidroponik untuk Bekal Kembali ke Masyarakat

Next Post

Tiga Penumpang KMP Batumandi Masih Dirawat, Layanan Express 1 Merak Pulih

Next Post
Tiga Penumpang KMP Batumandi Masih Dirawat, Layanan Express 1 Merak Pulih

Tiga Penumpang KMP Batumandi Masih Dirawat, Layanan Express 1 Merak Pulih

Facebook Twitter

Alamat Kantor

Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok C6 No. 8,
Langkapura, Bandar Lampung
Email Redaksi : lampunginsider@gmail.com
Nomor WA/HP : 081379896119

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In