• Biolink
  • Djadin Media
  • Network
  • Sample Page
Thursday, February 5, 2026
  • Login
Djadin Media
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
Djadin Media
No Result
View All Result
Home Daerah

Catatan Gelap Pendidikan: Anak-Anak yang Tak Diakui Negara

MeldabyMelda
January 30, 2026
in Daerah
0

DJADIN MEDIA- Seorang ibu idealnya menjadi simbol perlindungan, kebijaksanaan, dan keberpihakan pada masa depan anak-anaknya. Namun ketika kekuasaan bertemu kepentingan, figur ibu justru bisa berubah menjadi metafora kegagalan: regulasi diabaikan, masa depan digadaikan, dan pendidikan diperlakukan sebagai angka statistik belaka.

Itulah kegelisahan yang mengemuka ketika kebijakan pendidikan dan anggaran kemiskinan dipersoalkan, sementara anak-anak yang telah menempuh tiga tahun masa sekolah justru dihadapkan pada realitas pahit—ijazah paket, bukan pengakuan formal sebagaimana mestinya.

Ibu, Kekuasaan, dan Kemiskinan yang Dipolitisasi

Kemiskinan sejatinya bukan identitas yang layak dieksploitasi. Ia adalah tantangan moral bagi penguasa: mampukah negara membangun kemandirian, atau justru menjadikan kemiskinan sebagai komoditas politik.

Dalam catatan ini, sosok “ibu” hadir sebagai alegori penguasa yang memilih arogansi ketimbang empati. Regulasi dipandang sebagai penghambat, bukan pagar keadilan. Padahal, hukum dan kebijakan publik dirancang untuk melindungi hak paling dasar—termasuk hak anak atas pendidikan yang layak dan diakui negara.

Ketika Regulasi Dianggap Musuh

Alih-alih membuka ruang dialog, kritik justru dibalas dengan kemarahan. Pertanyaan publik dianggap ancaman, bukan peringatan. Sikap ini mencerminkan ketidakdewasaan dalam berkuasa: elektabilitas dikejar tanpa fondasi kredibilitas, popularitas dirawat tanpa integritas.

Dalam konteks pendidikan, pengabaian regulasi berujung fatal. Anak-anak yang telah menempuh proses belajar bertahun-tahun kehilangan pengakuan formal. Ijazah paket menjadi simbol kegagalan sistem, bukan kesalahan peserta didik.

Anak yang Kehilangan, Bukan Secara Fisik

“Di sini saya sebagai anak,” demikian suara batin yang muncul. Kehilangan ini bukan karena kematian, melainkan karena pengkhianatan nilai. Tidak masuk akal jika seorang ibu—atau penguasa—menggadaikan masa depan anak-anak demi citra politik dan keuntungan sempit bagi lingkar kekuasaan.

Kegelisahan ini menemukan bentuk paling nyata pada anak-anak di Norgia: tiga tahun bersekolah, namun tak memperoleh ijazah formal. Sebuah ironi yang pernah diucapkan ahli hukum dari negeri sepak bola, kini menjelma kenyataan yang menyesakkan.

Peringatan Moral bagi Penguasa

Catatan sastra ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan peringatan moral. Regulasi bukan musuh, kritik bukan ancaman, dan anak-anak bukan korban yang bisa dinegosiasikan. Ketika penguasa membenci aturan, yang hancur bukan hanya sistem—melainkan masa depan generasi.

“Pendidikan bukan proyek elektoral. Ia adalah janji negara kepada anak-anaknya,” ujar seorang pemerhati kebijakan publik yang menolak disebutkan namanya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: catatan sastrahak anak atas pendidikanijazah paketkritik kebijakan pendidikanregulasi dan kekuasaan
Previous Post

Schjelderup Bersinar, Benfica Racikan Mourinho Jinakkan Madrid

Next Post

Pendidikan di Persimpangan Kuasa dan Legalitas

Next Post
Pendidikan di Persimpangan Kuasa dan Legalitas

Pendidikan di Persimpangan Kuasa dan Legalitas

Facebook Twitter

Alamat Kantor

Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok C6 No. 8,
Langkapura, Bandar Lampung
Email Redaksi : lampunginsider@gmail.com
Nomor WA/HP : 081379896119

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In