DJADIN MEDIA– Ketua KONI Kabupaten Pringsewu, Fredy Djaya Saputra, mengapresiasi dukungan finansial dari KONI Provinsi Lampung sebesar Rp75 juta untuk kelancaran pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Pringsewu 2025. Bantuan ini disampaikan sebagai bentuk kepercayaan dan dukungan bagi KONI Pringsewu dalam membina atlet serta menyukseskan ajang olahraga daerah tersebut.
Fredy menjelaskan bahwa bantuan dana dari KONI Provinsi Lampung bukan hanya soal nominal, tetapi juga simbol kepercayaan terhadap profesionalisme KONI Kabupaten Pringsewu. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung semua kebutuhan penyelenggaraan PORKAB 2025, mulai dari persiapan cabang olahraga, sarana dan prasarana, hingga pelatihan dan pendampingan atlet.
“Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjalankan PORKAB 2025 dengan maksimal. Selain sebagai ajang pembinaan atlet, PORKAB juga menjadi sarana seleksi atlet untuk persiapan menghadapi PORPROV Lampung 2026,” ujar Fredy, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pringsewu. Ia menekankan pentingnya PORKAB sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas atlet daerah, sekaligus memetakan potensi cabang olahraga yang ada di kabupaten.
Sebelumnya, Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan KONI Kabupaten Pringsewu atas komitmen mereka menyelenggarakan PORKAB di penghujung tahun. Menurut Taufik, dukungan dan stimulan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang siap menggelar PORKAB atau PORKOT bertujuan agar atlet tidak kehilangan kesempatan untuk berkompetisi setelah masa latihan panjang.
“Pada 2025 ini, kami memberikan stimulan kepada KONI kabupaten/kota yang siap menyelenggarakan PORKAB atau PORKOT. Hal ini penting karena atlet-atlet kita sudah berlatih keras, tetapi tanpa kompetisi, potensi mereka tidak tersalurkan dengan optimal,” kata Taufik. Ia menambahkan bahwa PORKAB juga berperan strategis sebagai persiapan menuju PORPROV 2026, sekaligus sebagai wadah evaluasi dan pemetaan kekuatan atlet di setiap cabang olahraga.
Lebih lanjut, Taufik berharap KONI Pringsewu bersama seluruh cabang olahraga dapat memanfaatkan PORKAB 2025 sebagai momentum untuk menyusun program pembinaan yang lebih matang dan terstruktur. Dengan pengelolaan yang profesional, PORKAB diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat olahraga di tingkat kabupaten secara berkelanjutan.***

