DJADIN MEDIA- Pengamanan ibadah Ramadhan 1447 Hijriah menjadi prioritas aparat di Lampung Selatan. Polres Lampung Selatan bersama TNI dan pemerintah daerah memperkuat patroli di jam rawan, mulai dari ngabuburit, salat tarawih, hingga sahur untuk menjaga stabilitas kamtibmas.
Pengamanan Ibadah Ramadhan Difokuskan pada Jam Rawan
Kapolres Lampung Selatan Toni Kasmiri menegaskan pengamanan ibadah menjadi fokus utama aparat selama Ramadhan. Hal itu disampaikan saat membacakan amanat Kapolda Lampung dalam Apel Gelar Pasukan pengamanan Ramadhan, Senin (23/2/2026).
“Pengamanan ini untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan pola aktivitas masyarakat selama Ramadhan meningkatkan potensi kerawanan keamanan. Aktivitas yang berlangsung sejak dini hari hingga malam menuntut kehadiran aparat lebih intensif di ruang publik.
Strategi Patroli Ngabuburit dan Tarawih
Pada waktu ngabuburit, personel ditempatkan di titik keramaian seperti pasar tumpah dan sentra takjil. Pengaturan lalu lintas diperketat untuk mencegah kemacetan dan potensi gangguan ketertiban.
Saat salat tarawih, pengamanan difokuskan pada area masjid dan lingkungan sekitar. Petugas melakukan penjagaan parkir dan patroli dialogis guna mengantisipasi pencurian kendaraan serta menjaga kenyamanan jamaah.
Patroli Sahur dan Pendekatan Humanis
Jam sahur dinilai sebagai periode rawan gangguan keamanan. Patroli gabungan ditingkatkan untuk mencegah balap liar, konvoi kendaraan, dan aktivitas sahur on the road yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selain langkah preventif, aparat mengedepankan pendekatan humanis. Personel diminta mengutamakan sikap persuasif dan edukatif dalam menangani pelanggaran ringan selama Ramadhan.
Dengan penguatan patroli di waktu ibadah, aparat berharap masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan dengan aman, tertib, dan nyaman.***

