DJADIN MEDIA — Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Kamis sore menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan menuju Pelabuhan Ciwandan. Kondisi ini mengganggu mobilitas kendaraan, termasuk truk logistik dan transportasi penumpang. Untuk menjaga kelancaran arus distribusi serta keselamatan pengguna jasa, PT ASDP Indonesia Ferry mengambil langkah cepat dengan mengalihkan penyeberangan ke Pelabuhan Merak.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional. “Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Langkah ini diambil menyusul peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG pada Kamis pukul 17.18 WIB, memprakirakan hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB. Genangan dan debit air yang meningkat membuat jalan menuju Pelabuhan Ciwandan tidak layak untuk dilewati kendaraan berat, sehingga pengalihan arus menjadi solusi untuk menghindari kemacetan dan risiko kecelakaan.
ASDP melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Cilegon dan regulator pelabuhan, KSOP Kelas I Banten, untuk memastikan prosedur pengalihan berjalan tertib. Kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III kini dialihkan melalui Pelabuhan Merak dengan pengaturan arus yang terkoordinasi.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa kondisi ini termasuk force majeure, sehingga tiket penyeberangan tidak hangus. “Dalam situasi force majeure seperti ini, tiket penyeberangan tetap berlaku. Pelanggan dapat melakukan refund atau reschedule melalui layanan customer service pelabuhan,” jelas Windy. Sistem tiket online Ferizy juga sudah disesuaikan untuk mendukung proses layanan tetap lancar. Informasi resmi dapat diakses melalui WhatsApp 08111021191, Telepon 021-191, serta Instagram @asdp191.
Untuk mendukung kelancaran operasional, ASDP menyiapkan loket tambahan, menerapkan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik dan sepeda motor, serta mengatur arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan. Petugas ditempatkan di titik strategis untuk memberikan informasi langsung dan membantu kelancaran distribusi, mulai dari jalur reguler hingga dermaga.
Pendekatan ini menekankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memantau informasi resmi dari ASDP maupun instansi terkait.
Dengan kesiapsiagaan operasional yang matang dan sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap andal meski menghadapi cuaca buruk. Langkah ini juga menjadi contoh manajemen krisis yang menjaga konektivitas transportasi dan distribusi logistik nasional tetap berjalan tanpa gangguan signifikan.***
