DJADIN MEDIA- Upaya penguatan infrastruktur desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia ditunjukkan mahasiswa KKN-PPM dari Institut Teknologi Sumatera melalui program terpadu di Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa. Program KKN-PPM ITERA Kelompok 115 menghadirkan solusi konkret mulai dari penegasan batas wilayah hingga edukasi kesehatan dan pendidikan anak.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang periode KKN-PPM ITERA ini difokuskan pada pembenahan tata ruang desa, penyusunan data spasial, serta penguatan literasi kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat. Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi akademik dan sosial untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tanggamus.
Penguatan Infrastruktur dan Tata Ruang Desa
Mahasiswa KKN-PPM ITERA membangun tugu perbatasan sebagai penanda administratif antara Pekon Guring dan Pekon Way Nipah. Infrastruktur ini berfungsi memperjelas batas wilayah sekaligus mencegah potensi konflik ruang di masa mendatang.
Selain itu, tim juga menyusun peta persebaran fasilitas umum dan fasilitas sosial desa. Pemetaan tersebut dirancang sebagai basis data pembangunan yang membantu perangkat pekon dalam merencanakan program infrastruktur secara terarah dan berbasis kebutuhan.
Ketua Kelompok 115 KKN-PPM ITERA, Gharifaisyi Zaid Alfitsani, menjelaskan bahwa pembangunan berbasis data menjadi fondasi utama program. “Kami ingin menghadirkan manfaat jangka panjang melalui data spasial dan infrastruktur yang dapat digunakan pemerintah pekon untuk perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya.
Edukasi Kesehatan dan Pencegahan Bullying
Selain pembangunan fisik, mahasiswa KKN-PPM ITERA juga melaksanakan program edukasi di SDN 1 Pekon Guring. Kegiatan meliputi sosialisasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting serta edukasi pencegahan bullying guna menciptakan lingkungan belajar yang aman.
Mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif agar mudah dipahami siswa. Edukasi kesehatan dan karakter ini diharapkan mampu membentuk perilaku hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran sosial sejak usia dini.
Pendampingan PAUD dan Penguatan Karakter Anak
Program KKN-PPM ITERA juga menyasar anak usia dini melalui pendampingan PAUD. Mahasiswa menerapkan metode belajar sambil bermain yang bertujuan menstimulasi motorik, kreativitas, dan kepercayaan diri anak-anak di Pekon Guring.
Pendekatan partisipatif ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kegiatan KKN-PPM ITERA memberikan kontribusi nyata terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda desa.
Komitmen Pemberdayaan Berkelanjutan
Program KKN-PPM ITERA Kelompok 115 tidak hanya berorientasi pada kegiatan jangka pendek, tetapi juga mendorong keberlanjutan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah pekon, dan warga menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan desa berbasis pengetahuan.
“Kami berharap program KKN-PPM ITERA ini menjadi langkah awal penguatan infrastruktur desa sekaligus peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat,” kata Gharifaisyi.
Meta description: KKN-PPM ITERA Kelompok 115 bangun tugu perbatasan, peta fasum, dan edukasi kesehatan di Pekon Guring untuk penguatan infrastruktur dan SDM desa.***

