DJADIN MEDIA — Rangkaian Safari Jurnalistik Ikatan Jurnalis Profesional (IJP) Lampung 2025 resmi ditutup dengan kesuksesan yang mengundang pujian dari seluruh peserta. Agenda tahunan yang menggabungkan pembelajaran lapangan, interaksi intens, dan penguatan profesionalisme ini berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua jurnalis yang hadir.
Ketua Pelaksana Safari Jurnalistik, Riedho F. Sodri, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari. “Alhamdulillah seluruh agenda selesai dengan baik. Mohon maaf jika ada kata atau sikap yang kurang berkenan. Tahun depan, kami berharap bisa kembali menyelenggarakan Safari Jurnalistik di lokasi berbeda dengan konsep yang lebih meriah,” ujarnya pada Rabu (3/12/2025).
Kesuksesan kegiatan ini juga mendapat apresiasi tinggi dari peserta. Mereka menilai bahwa Safari Jurnalistik bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat kompetensi jurnalistik melalui pengalaman langsung di lapangan. Peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari liputan langsung di lapangan, diskusi mendalam terkait praktik jurnalistik profesional, hingga sharing session mengenai tantangan dan peluang industri media di era digital.
Sekretaris IJP Lampung, Bowo Laksono, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini lahir dari kekompakan, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia serta pengurus IJP Lampung. “Terima kasih kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Semua berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan. Kekompakan ini menunjukkan bahwa IJP Lampung siap menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi semua jurnalis,” kata Bowo.
Tidak hanya soal penguatan kompetensi, Safari Jurnalistik juga menjadi momen memperluas jejaring antarjurnalis. Banyak peserta menyatakan bahwa interaksi dan kolaborasi yang terjalin selama kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam meliput berita, serta meningkatkan wawasan tentang isu-isu lokal, regional, dan nasional.
Sejumlah peserta menambahkan bahwa pengalaman praktik langsung di lapangan menjadi bagian paling berkesan dari Safari Jurnalistik. Mereka belajar menyesuaikan teknik liputan dengan kondisi nyata, memahami dinamika masyarakat setempat, serta mengasah kemampuan analisis berita yang kritis.
Menutup kegiatan, panitia mengungkapkan rencana untuk tahun depan. Safari Jurnalistik akan digelar dengan skala lebih besar, konsep lebih kreatif, dan target dampak yang lebih luas. Rencana ini mencakup kolaborasi dengan instansi pemerintah, organisasi media, dan lembaga pendidikan untuk memperkaya konten serta pengalaman bagi peserta.
Dengan keberhasilan ini, IJP Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Safari Jurnalistik sebagai ruang penguatan kompetensi, pengembangan profesionalisme, sekaligus perekat hubungan antarsesama jurnalis di seluruh Provinsi Lampung. Momentum ini diharapkan mampu mencetak jurnalis yang lebih profesional, adaptif terhadap dinamika media modern, dan memiliki jejaring luas untuk mendukung kualitas pemberitaan di masa mendatang.***
