DJADIN MEDIA- Polres Lampung Selatan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Bhabinkamtibmas sebagai polisi penolong masyarakat di Rupatama Radin Intan, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menekankan kemampuan pertolongan pertama dan respons cepat dalam situasi darurat di lingkungan warga.
Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan
Wakapolres Lampung Selatan, Made Silpa Yudiawan, menegaskan peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat saat musibah.
“Bhabinkamtibmas harus memiliki kemampuan dasar pertolongan pertama sehingga dapat bertindak cepat, tepat, dan profesional. Ini bagian dari pelayanan Polri yang humanis,” ujarnya.
Materi medis darurat dan penanganan kebakaran
Kasi Dokkes Polres Lampung Selatan, Nabil Abdur Rahman, memberikan materi pertolongan pertama pada kecelakaan, termasuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas, tenggelam, dan tersedak. Ia juga mempraktikkan resusitasi jantung paru (CPR/RJP) sebagai tindakan penyelamatan awal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Sefri Masdian, menyampaikan teknik pencegahan dan penanganan kebakaran. Materi meliputi penanganan kebocoran kompor gas, evakuasi korban, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta prosedur memadamkan api pada tabung gas bocor.
Perkuat kesiapsiagaan dan kepercayaan publik
Pelatihan diikuti 29 personel Bhabinkamtibmas dan Kanit Bhabinkamtibmas dari jajaran polsek di wilayah hukum Polres Lampung Selatan. Program ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
“Transformasi peran Bhabinkamtibmas sebagai polisi penolong masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambah Made Silpa.***

