• Biolink
  • Djadin Media
  • Network
  • Sample Page
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
Djadin Media
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
Djadin Media
No Result
View All Result
Home Daerah

UMKM Lampung Tengah Go Internasional: Kejari Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Lewat Festival Mitra Adhyaksa

MeldabyMelda
November 21, 2025
in Daerah
0
UMKM Lampung Tengah Go Internasional: Kejari Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Lewat Festival Mitra Adhyaksa

DJADIN MEDIA– Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah semakin menunjukkan peran strategisnya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Festival UMKM Mitra Adhyaksa yang digelar selama dua hari, Kamis-Jumat (20–21 November 2025), bertempat di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih. Festival ini menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan bisnis, dan menembus pasar internasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Lampung di bawah kepemimpinan Kajati Lampung Danang Surya Wibowo, sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Festival UMKM Mitra Adhyaksa dirancang sebagai model pendampingan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga sertifikasi halal, perbankan, koperasi, serta komunitas UMKM.

Kejari Lampung Tengah berperan sebagai pelaksana utama, menyediakan layanan pendampingan yang komprehensif. Mulai dari konsultasi hukum, pengurusan legalitas usaha, sertifikasi halal, PIRT, BPOM, hingga fasilitasi akses pembiayaan. “UMKM Mitra Adhyaksa adalah dukungan nyata dari Bapak Kajati Lampung terhadap agenda Asta Cita. Seluruh Kejari se-Lampung bergerak, dan di Lampung Tengah kami menyesuaikan inovasi ini dengan kebutuhan lokal,” ujar Kajati Lampung Danang Surya Wibowo saat membuka festival.

Festival tahun 2025 diikuti 178 pelaku UMKM dari 29 kecamatan, yang mendapatkan pendampingan langsung dari lembaga terkait. Fokus pendampingan mencakup peningkatan mutu produk, pengemasan, branding, pemasaran digital, dan penyelesaian kendala administrasi. Perbankan pemerintah juga turut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai total Rp 1,3 miliar bagi UMKM yang memenuhi persyaratan.

Tidak hanya sekadar pendampingan bisnis, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan hiburan, seperti pasar murah, layanan kesehatan gratis, pembagian 500 kupon, serta 200 doorprize dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Kegiatan ini juga didukung Koperasi Merah Putih yang berperan dalam pembinaan dan fasilitasi usaha mikro di Lampung Tengah, sehingga peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh dari aspek administrasi, legalitas, hingga pemasaran.

Hasil nyata dari pendampingan ini mulai terlihat. Beberapa UMKM binaan Kejari Lampung Tengah kini berhasil menembus pasar internasional, termasuk Korea Selatan dan negara-negara di Asia Tenggara. Peningkatan ini didorong melalui perbaikan kemasan, pemenuhan standar hukum, sertifikasi halal, dan literasi pemasaran yang sesuai dengan tuntutan pasar global.

“Kejaksaan tidak hanya bergerak di bidang penegakan hukum. Kami hadir mendampingi UMKM agar naik kelas. Mulai dari branding, pemasaran digital, hingga sertifikasi halal, semua bisa dikonsultasikan gratis di Kejari Lampung Tengah,” tegas Kajari Lampung Tengah, Rita Susanti.

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kejaksaan. “Kegiatan ini berdampak besar. Administrasi UMKM lebih tertata, dan bantuan modal memungkinkan usaha berkembang lebih jauh. Ini program positif yang harus dilanjutkan,” ujarnya. Bupati juga menekankan pentingnya festival sebagai ruang untuk bertukar pengalaman, inovasi produk, dan membangun jaringan antar-UMKM, serta kesiapan pemerintah daerah membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Kajati Lampung menambahkan bahwa pendampingan UMKM akan diberikan secara berkelanjutan di seluruh jajaran Kejaksaan se-Lampung. Apabila ada kendala perizinan, masalah hukum, atau pengajuan kredit, seluruh UMKM bisa mendapatkan konsultasi gratis di Kejari Lampung Tengah.

Rita Susanti menegaskan, UMKM merupakan fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah. “Kita memastikan UMKM Lampung Tengah semakin kuat dan tangguh di masa depan. Bersama UMKM kita kuat, bersama Lampung Tengah kita sejahtera,” katanya. Kejari Lampung Tengah berharap program ini menjadi gerakan berkelanjutan yang dapat meningkatkan daya saing UMKM, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: Festival UMKM Mitra AdhyaksaKejari Lampung TengahKredit Usaha Rakyatpasar internasionalpemberdayaan UMKMUMKM Lampung Tengah
Previous Post

Pringsewu Siapkan Generasi Muda Menguasai Kesenian Tradisional Lewat Pelatihan Intensif

Next Post

Skandal SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Terlibat, Anak Sekolah Terancam Ketidakpastian

Next Post
Skandal SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Terlibat, Anak Sekolah Terancam Ketidakpastian

Skandal SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Terlibat, Anak Sekolah Terancam Ketidakpastian

Facebook Twitter

Alamat Kantor

Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok C6 No. 8,
Langkapura, Bandar Lampung
Email Redaksi : lampunginsider@gmail.com
Nomor WA/HP : 081379896119

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In