• Biolink
  • Djadin Media
  • Network
  • Sample Page
Saturday, January 31, 2026
  • Login
Djadin Media
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
Djadin Media
No Result
View All Result
Home Daerah

Bangga! Pemprov Lampung Sabet Mandaya Awards 2025, Bukti Nyata Komitmen Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Penguatan UMKM

MeldabyMelda
October 17, 2025
in Daerah
0
Bangga! Pemprov Lampung Sabet Mandaya Awards 2025, Bukti Nyata Komitmen Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Penguatan UMKM

DJADIN MEDIA– Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, Pemprov Lampung meraih penghargaan bergengsi Mandaya Awards 2025 dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam acara yang digelar megah di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Penghargaan Mandaya merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap lembaga, individu, maupun pemerintah daerah yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Tahun ini, Pemprov Lampung dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan untuk kategori Dedikasi dan Kontribusi Pemberdayaan Masyarakat—sebuah pengakuan atas keberhasilan Lampung membangun ekosistem pemberdayaan berbasis desa, UMKM, dan komunitas lokal.

Dalam sambutannya, Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa penghargaan Mandaya tidak sekadar simbol prestasi, melainkan pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan untuk terus memperkuat strategi pembangunan yang berpihak pada rakyat. Ia menyebut, pemberdayaan masyarakat adalah pondasi utama pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Keberhasilan sebuah negara tidak diukur dari berapa banyak bantuan sosial yang diberikan, tetapi dari seberapa kuat masyarakatnya berdiri di atas kaki sendiri. Mandaya adalah simbol pengakuan negara atas kiprah nyata pemberdayaan masyarakat,” tegas Muhaimin.

Muhaimin memaparkan data terkini mengenai kondisi sosial-ekonomi nasional tahun 2025. Tingkat kemiskinan masih berada di angka 8,47 persen, dengan lebih dari 12,58 juta jiwa penduduk miskin tinggal di pedesaan. Ketimpangan sosial juga masih cukup tinggi, dengan gini rasio mencapai 0,375. Ironisnya, dari 7,28 juta pengangguran di Indonesia, sebanyak 4,85 juta di antaranya merupakan tenaga kerja terdidik.

Menurut Muhaimin, kondisi tersebut menuntut pemerintah untuk memperkuat paradigma pembangunan dari pendekatan karitatif menuju pemberdayaan yang berkelanjutan. “Bantuan sosial memang penting, tetapi ia hanya bersifat sementara. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem yang menumbuhkan kemandirian dan produktivitas masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, sebanyak 50 inisiatif terbaik dari seluruh Indonesia yang menerima Mandaya Awards tahun ini memiliki kesamaan semangat—yakni kepercayaan bahwa masyarakat bukan objek, melainkan subjek utama pembangunan. “Pemerintah harus menciptakan ruang, akses, dan kepercayaan agar masyarakat bisa menjadi pelaku utama perubahan,” ujar Muhaimin.

Lebih lanjut, Muhaimin menggarisbawahi bahwa Presiden juga telah memberikan arahan agar seluruh fasilitas publik pemerintah tidak boleh dibiarkan mangkrak. Setiap aset negara harus dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Pemerintah wajib menyediakan ruang strategis, fasilitas pembinaan, serta dukungan pemasaran yang berkelanjutan agar UMKM mampu bersaing dan tumbuh di tengah tantangan global,” jelasnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemprov Lampung bersama masyarakat yang selama ini bahu-membahu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

“Penghargaan Mandaya ini kami persembahkan untuk masyarakat Lampung. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan komitmen membangun daerah bisa membawa perubahan besar,” ujar Gubernur Mirzani.

Menurut Mirzani, Pemprov Lampung dalam beberapa tahun terakhir telah menjalankan berbagai program inovatif dalam bidang pemberdayaan masyarakat, di antaranya penguatan BUMDes, pelatihan wirausaha perempuan dan pemuda, pengembangan desa wisata, serta digitalisasi UMKM lokal melalui platform daring. Upaya ini berhasil menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

“Fokus kami adalah menjadikan masyarakat Lampung bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pencipta nilai ekonomi. Dengan dukungan teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan semangat inovasi, kami yakin Lampung bisa menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Penghargaan Mandaya Awards 2025 menjadi momentum penting bagi Pemprov Lampung untuk memperkuat komitmen terhadap pembangunan manusia. Ke depan, Lampung menargetkan peningkatan indeks pemberdayaan masyarakat melalui sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas sosial.

Selain Pemprov Lampung, sejumlah daerah dan lembaga nasional lainnya juga menerima penghargaan dalam ajang tersebut. Namun, capaian Lampung menjadi sorotan karena dianggap berhasil menyeimbangkan kebijakan pembangunan ekonomi dengan peningkatan kapasitas masyarakat di tingkat akar rumput.

Acara Mandaya Awards 2025 berlangsung meriah dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi negara, kepala daerah, akademisi, dan perwakilan organisasi masyarakat sipil. Dalam penutupan acara, Muhaimin menegaskan bahwa Mandaya bukan sekadar penghargaan tahunan, melainkan gerakan nasional untuk mendorong perubahan sosial dan kemandirian masyarakat Indonesia.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Kementerian Koordinator Pemberdayaan MasyarakatMandaya Awards 2025Muhaimin IskandarPemberdayaan MasyarakatPemprov LampungPenghargaan NasionalRahmat Mirzani DjausalUMKM Lampung
Previous Post

Lampung Selatan Tingkatkan Akses BPNT, Bank BRI Buka Rekening dan Kartu ATM untuk 120 KPM

Next Post

Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur Resmi Beroperasi Di Lampung Timur, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Dan Perkuat Perekonomian Daerah

Next Post
Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur Resmi Beroperasi Di Lampung Timur, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Dan Perkuat Perekonomian Daerah

Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur Resmi Beroperasi Di Lampung Timur, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Dan Perkuat Perekonomian Daerah

Facebook Twitter

Alamat Kantor

Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok C6 No. 8,
Langkapura, Bandar Lampung
Email Redaksi : lampunginsider@gmail.com
Nomor WA/HP : 081379896119

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Politik
  • Teknologi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In