DJADIN MEDIA- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menerima kunjungan kerja tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka diseminasi hasil forum diskusi aktual terkait penguatan tata kelola Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna mendorong pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan.
Kunjungan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu tersebut dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., serta sejumlah praktisi ekonomi lokal.
Selain melakukan audiensi bersama Bupati Pringsewu, rombongan Kemendagri juga meninjau langsung Sentra Mocaf (Modified Cassava Flour) yang berada di Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan pengembangan Mocaf menjadi salah satu bentuk hilirisasi komoditas singkong yang memiliki potensi besar di Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, pengolahan singkong menjadi tepung Mocaf tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pengembangan Mocaf di Kabupaten Pringsewu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan pendekatan berbasis klaster. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas singkong, membuka lapangan pekerjaan baru, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Riyanto Pamungkas didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, Riyanto menjelaskan bahwa pengembangan industri Mocaf juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani singkong, memperkuat sektor UMKM, serta mendukung diversifikasi pangan berbasis bahan baku lokal.
Menurutnya, Mocaf tidak hanya menjadi alternatif tepung yang sehat dan ekonomis, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu saat ini tengah berupaya dan mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Mocaf dapat ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional,” tegasnya.
Kunjungan Kemendagri tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis komoditas lokal sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.***

