DJADIN MEDIA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membekali pelajar dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi pendidik sebaya anti narkotika di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan Pelatihan Pendidik Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika Tahun 2026, sebanyak 30 pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sidomulyo mendapatkan pembekalan mengenai bahaya narkoba, pengenalan risiko penyalahgunaan narkotika, hingga pentingnya menghargai diri sendiri.
Kegiatan berlangsung di Aula Podjok Sawah, Kecamatan Sidomulyo, Jumat (16/10/2026), dan dibuka langsung oleh Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M.
Pelatihan ini diikuti siswa dan siswi dari SMP Negeri 1 Sidomulyo, SMP Negeri 2 Sidomulyo, SMP Negeri 3 Sidomulyo, SMP IT Al Kholis Sidomulyo, MTs Al Khoiriyah Sidomulyo, serta MTs Mathlaul Anwar Sidowaluyo.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya narkotika sekaligus memperkuat peran mereka dalam menyebarkan informasi pencegahan kepada teman sebaya.
BNNK Lampung Selatan Hadirkan Tiga Materi Penting
Dalam pelatihan tersebut, BNNK Lampung Selatan menghadirkan narasumber dari unsur perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Materi yang diberikan mencakup bahaya narkoba, pengenalan narkotika, serta penguatan kemampuan diri dalam menghadapi tantangan masa remaja.
Materi pertama bertajuk “Bahaya Narkoba bagi Remaja” disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati, S.Sos., M.I.P., M.M.
Materi ini menjelaskan risiko penyalahgunaan narkotika dan dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda. Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat dan menolak ajakan yang berisiko.
Selanjutnya, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Eliyatullaila, M.Pd., menyampaikan materi “Kenali Narkoba: Aku, Kini dan Nanti”.
Melalui materi ini, para pelajar diajak memahami pentingnya mengenali narkotika dan dampaknya terhadap kehidupan saat ini maupun cita-cita di masa depan.
“Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran siswa untuk menjaga diri dan merencanakan masa depan tanpa narkoba,” terang AKBP Rahmad Hidayat.
Bukan Hanya Bahaya Narkoba, Pelajar Juga Dibekali Penguatan Diri
Hal menarik dalam pelatihan ini adalah adanya materi yang membahas penghargaan terhadap diri sendiri dan kemampuan menghadapi tekanan.
Kabid Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lampung Selatan, Supi’ah, S.Ag., M.Si., membawakan materi “Self Appreciation: Biar Gak Gampang Anxiety”.
Materi tersebut mengajak peserta mengenali potensi diri, membangun sikap positif, serta memahami pentingnya menghadapi persoalan dengan cara yang sehat.
Penguatan diri ini menjadi bagian dari upaya membekali remaja agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Rahmad Hidayat, pembekalan dari berbagai bidang tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan diri pelajar sekaligus membantu mereka membangun hubungan pertemanan yang positif.
Pelajar Disiapkan Jadi Agen Perubahan di Sekolah
BNNK Lampung Selatan tidak hanya menargetkan peningkatan pengetahuan peserta selama pelatihan. Para pelajar juga diharapkan mampu meneruskan informasi yang diperoleh kepada teman-teman di lingkungan sekolah masing-masing.
Peran pendidik sebaya dinilai penting karena pesan pencegahan dapat disampaikan melalui komunikasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja.
Rahmad mengatakan, keterlibatan unsur pendidikan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah menjadi bentuk sinergi untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda.
“Pembekalan yang diberikan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya narkotika, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam menjaga diri dan membangun hubungan pertemanan yang positif,” ungkapnya.
Melalui Pelatihan Pendidik Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika Tahun 2026, BNNK Lampung Selatan mendorong para peserta menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan narkoba.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Demi mewujudkan generasi yang sehat, berprestasi, dan Kabupaten Lampung Selatan Bersih dari Narkoba (Bersinar),” pungkasnya.***

