DJADIN MEDIA- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Merik Havit, S.H., M.H., mewakili anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, S.E., melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Lingkungan 2, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan mereka, mulai dari usulan perbaikan rumah melalui program bedah rumah, perbaikan jalan, hingga dukungan sarana pertanian.
Reses ini dihadiri Lurah Way Lubuk Iman Wahyudi, Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi, perwakilan Polres Lampung Selatan dari unit tindak pidana korupsi (Tipikor), Rio, pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Kalianda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Lingkungan 2 Kelurahan Way Lubuk.
Dalam sambutannya, Merik Havit menyampaikan salam dari Sudin sekaligus permohonan maaf karena anggota DPR RI tersebut tidak dapat hadir lantaran memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Merik menjelaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas wakil rakyat untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan persoalan di lapangan, dan menghimpun aspirasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan.
“Reses ini dilaksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan ini, kita dapat mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta kebutuhan masyarakat yang nantinya dapat diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Merik.
Menurutnya, komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat diperlukan agar kebutuhan warga dapat diketahui secara lebih jelas. Aspirasi yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Warga Bisa Mengusulkan Bedah Rumah hingga Perbaikan Jalan
Merik juga menjelaskan bahwa masyarakat yang memiliki kebutuhan terkait pembangunan dapat mengajukan usulan melalui mekanisme yang tersedia. Usulan tersebut antara lain menyangkut perbaikan rumah, pembangunan atau perbaikan jalan, serta dukungan sarana pertanian.
“Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan kebutuhan seperti perbaikan rumah atau bedah rumah, perbaikan jalan, sarana pertanian, dan lainnya, bisa mengajukan proposal ke lurah atau kepala desa, anak ranting PDI Perjuangan, maupun pengurus tingkat kecamatan untuk dibawa ke DPRD atau DPR dan dibahas pada masa sidang sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” jelas Merik.
Ia menekankan pentingnya penyampaian kebutuhan secara terstruktur agar usulan masyarakat dapat dihimpun dan diproses sesuai kewenangan, persyaratan program, serta ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, penyampaian proposal tidak serta-merta menjamin suatu usulan akan langsung direalisasikan. Setiap program tetap memerlukan proses pembahasan, verifikasi, dan penyesuaian dengan prioritas serta ketersediaan anggaran.
Polisi Ingatkan Warga Jauhi Judi Online dan Narkoba
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Polres Lampung Selatan, Rio, turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjauhi praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Ia mengingatkan bahwa judi online dapat menimbulkan kerugian finansial, memicu konflik dalam rumah tangga, dan memperburuk kondisi ekonomi keluarga. Sementara itu, penyalahgunaan narkoba dapat berdampak serius terhadap kesehatan serta kehidupan sosial pengguna dan keluarganya.
Rio juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan.
“Saya mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya tindakan kejahatan agar melaporkannya ke Polsek Kalianda, Polres Lampung Selatan, atau melalui call center 110,” pesannya.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pencegahan tindak kriminal.
Aspirasi Diharapkan Ditindaklanjuti
Melalui kegiatan reses yang mewakili Sudin tersebut, aspirasi warga Kelurahan Way Lubuk, khususnya masyarakat Lingkungan 2, diharapkan dapat dihimpun dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, prioritas, serta mekanisme yang berlaku.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara warga dan pihak yang hadir. Acara berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Reses menjadi salah satu sarana komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui forum seperti ini, kebutuhan warga dapat disampaikan secara langsung untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembahasan pembangunan dan kebijakan publik.***

