DJADIN MEDIA- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan atau stakeholder untuk mendukung program reintegrasi sosial warga binaan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dan penguatan sinergi yang digelar di Lapas Kelas IIA Kalianda, Rabu (21/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah untuk membuka peluang kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembinaan, pengembangan keterampilan, dan kemandirian warga binaan.
Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan dari sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan, serta Dinas Pendidikan.
Selain itu, hadir pula perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Jajaki Kerja Sama untuk Pembinaan dan Kemandirian
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Badarudin, memaparkan program reintegrasi sosial sekaligus membuka ruang diskusi dengan para pemangku kepentingan.
Pembahasan diarahkan untuk menggali peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan sesuai tugas dan bidang masing-masing instansi. Salah satu agenda yang dibahas ialah rencana perjanjian kerja sama untuk mendukung pembinaan serta peningkatan keterampilan warga binaan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang bermanfaat, mengembangkan potensi diri, dan membangun kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Badarudin menegaskan bahwa keberhasilan reintegrasi sosial membutuhkan dukungan berbagai pihak, sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pemasyarakatan.
“Reintegrasi sosial membutuhkan dukungan berbagai pihak, bukan hanya Lapas. Melalui sinergi ini, kami berharap warga binaan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kemandirian, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mampu berkontribusi positif. Karena itu, rencana kerja sama ini diharapkan dapat ditindaklanjuti secara konkret,” ujar Badarudin.
Dorong Sinergi Berkelanjutan
Melalui koordinasi tersebut, Lapas Kalianda mendorong terbangunnya kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan. Keterlibatan berbagai instansi diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap program pembinaan, sesuai kebutuhan dan potensi warga binaan.
Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana, termasuk melalui penguatan keterampilan dan kemandirian.
Lapas Kalianda berharap rencana kolaborasi yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga program reintegrasi sosial berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat. ***

